ANDRI ALIMUDDIN yang Saya Kenal [Page 2] - Okami.id

Jika saja tidak bertemu Andri Alimuddin, saya membayangkan betapa hampanya dunia kemahasiswaan yang saya jalani di Unhas. [Page 2]

ANDRI ALIMUDDIN yang Saya Kenal

ANDRI ALIMUDDIN yang Saya Kenal
Andri Alimuddin

Namun harus saya akui, di zaman Andri, HMI menjadi sangat berwibawa. Dia mendorong semua kadernya untuk menguasai wacana. Pada masa itu, koran kampus ramai dengan diskusi kader HMI. Bahkan melebar hingga ke koran lokal dan nasional.

Beberapa orang menyerap isprasi dan hikmah dari bacaan Andri yang sangat luas. Bahkan ketika pindah dan beraktivitas di Jakarta, dirinya menjadi oase untuk diskusi. Di sela-sela tugas dan pekerjaan, saya selalu menyempatkan diri untuk menemuinya hanya untuk diskusi berbagai soal.

Dia tetap menjadi Andri yang menerima siapapun dan siap berdiskusi topik apapun, selama apapun.

Belakangan, saya mendengar dirinya hendak masuk dunia politik dan mencalonkan diri menjadi salah satu caleg. Saya rasa sudah waktunya dia menghadapi tantangan yang lebih besar. Sudah waktunya dia tampil dalam pentas nasional untuk membumikan idealisme yang lama dibangunnya.

Lebih sepuluh tahun mengenalnya, Andri adalah figur yang selalu mendedikasikan dirinya untuk orang lain, baik ituteman-temannya maupun orang yang baru dikenalnya. Pengalamannya bertahun-tahun mengisi wacana di berbagai organisasi adalah modal besar baginya untuk menjadi wakil rakyat.

Beberapa kawan mengatakan, daerah pemilihan yang dibidiknya, Sulsel 3, terbilang sulit. Bahkan ada yang bilang dirinya tidak punya harapan. Tapi saya rasa, niat berpolitik tidak sekadar mencari kemenangan.

Yang terpenting adalah membangun wacana baru, menghadirkan penanda-penanda sosial berbeda, serta membumikan semua idealisme pada dataran realitas. Yang terpenting adalah menawarkan hal baik di tengah barisan orang-orang yang menjadikan idealisme sebagai jualan sesaat. Kehadiran Andri serupa mata air yang memberi harapan.

Bahwa di dunia politik ada sosok yang punya rekam jejak hebat di mata rekan-rekannya, sosok yang tidak pragmatis namun melihat sesuatu yang lebih besar dari itu, sosok yang punya keikhlasan hebat dan selalu ingin melihat orang lain berkembang dan mekar.

Pada diri Andri saya melihat ada banyak hikmah.

*Penulis adalah blogger, tinggal di Bogor, Jawa Barat. Aktif menulis di www.timur-angin.com

Leaderboard
close