Benarkah Tempe Kini Setipis Kartu ATM? - Okami.id

Cerita bermula saat Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyinggung soal harga tempe yang tak lagi murah sulit dijangkau.

Benarkah Tempe Kini Setipis Kartu ATM?

Benarkah Tempe Kini Setipis Kartu ATM?
Ilustrasi/net/twitter

OKAMI.ID - Nasib tempe kini tak lagi bagus. Setelah dihantam dengan dolar AS, kini tempe diperdebatkan para politisi. Tempe jadi gosip politik setelah harganya melambung tinggi karena dolar AS naik.

Cerita bermula saat Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyinggung soal harga tempe yang tak lagi murah sulit dijangkau kalangan masyarakat bawah.

Pasalnya, harga tempe naik karena bahan bakunya kedelai ikut naik seiring melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Tempe diketahui merupakan bahan baku impor yang menggunakan dolar AS sebagai alat tukar.

"Kita sangat khawatir, prihatin dengan keadaan ekonomi dan kita ingin menyuarakan aspirasi rakyat. Tempe katanya sekarang sudah dikecilkan dan tipisnya udah hampir sama dengan kartu ATM," ujar Sandiaga saat di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2018) lalu dikutip Okezone.com.

Pernyataan Sandiaga Uno di Okezone.com
Pernyataan Sandiaga Uno di Okezone.com

Sandi memberikan satu ilustrasi bagaimana anjloknya rupiah membuat harga-harga naik.

Karena masalah itu, Sandi mengatakan koalisi Prabowo-Sandi tidak mau terdiskoneksi dengan apa yang rakyat inginkan dan ingin menyuarakan aspirasi masyarakat terkait keadaan ekonomi.

Picu Reaksi

Pernyataan Sandi memicu pro dan kontra dari sejumlah pihak.

Dalam unggahan di Twitter, Goenawan Mohamad yang juga pendiri Majalah Tempo menyebut bahwa Sandi ini lebih kenal kartu kredit dibandingkan tempe.

"Multijutawan Sandiaga Uno dikutip mengatakan, tempe kini (di bawah @jokowi) setipis kartu kredit.
Bila benar dia bilang begitu, jelas dia lebih kenal kartu kredit ketimbang tempe," tulis Goenawan Mohamad di akun Twitternya @gm_gm, Sabtu (8/9/2018).

Sebagai penggemar tempe dia tentu merasa tersindir.

Pasalnya, menurut  Goenawan Mohamad sejak dulu tempe itu sudah setipis kartu (ATM).

Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo), Aip Syarifuddin, mengatakan harga kedelai impor yang jadi bahan baku tahu dan tempe masih stabil.

Karenanya, produsen juga mengaku belum menaikkan harga pangan favorit masyarakat Indonesia itu, atau pun mengurangi ukurannya.

"Kalau keripik tempe ya memang tipis. Pak Sandi Uno harus bisa bedakan mana tempe goreng dan keripik tempe. Harga tempe sekarang normal. Jadi kalau dibilang itu naik atau kecilin bentuknya sepertinya tidak," kata dia kepada kumparan, Minggu (9/9/2018).

HALAMAN
12
Leaderboard
close