Dari Nyinyir, Pencari Kambing Hitam, Hingga Kisah Relawan Hebat [Page 3] - Okami.id

Ada yang suka nyinyir, mencari kambing hitam, hingga relawan hebat yang berjibaku di lapangan. [Page 3]

Dari Nyinyir, Pencari Kambing Hitam, Hingga Kisah Relawan Hebat

Dari Nyinyir, Pencari Kambing Hitam, Hingga Kisah Relawan Hebat
relawan di lokasi bencana

Setiap gempa, dia langsung berangkat ke lokasi dan membantu pasien dalam situasi penuh keterbatasan. Di media sosial, seseorang memosting fotonya yang sedang tidur di kursi setelah kelelahan mengoperasi para pasien.

Dia adalah relawan sejati yang hadir di semua bencana dan bekerja demi kemanusiaan. Banyak pula orang yang melakukan hal-hal hebat seperti Idrus.

Mendengar gempa, seorang kawan saya di Makassar langsung sibuk membeli banyak makanan, dan pakaian bekas, kemudian membawa mobil sendiri ke Palu. Kawan itu tak cuma menggalang solidaritas, dia juga berkendara puluhan kilometer demi memastikan agar bantuan yang dibawanya tiba di sasaran.

Saya juga mengagumi seorang sahabat yang bersepeda dari kampungnya di Sulawesi barat demi membantu korban bencana. Bahkan ada pula yang sengaja berperahu demi efektivitas membawa logistik dan bantuan.

Orang-orang ini mengingatkan saya pada pentingnya kerja-kerja sosial dan nilai-nilai kebajikan sesungguhnya. Mereka bekerja keras dan menjadi malaikat-malaikat hebat di sekitar kita. Mereka meletakkan kemanusiaan sebagai tujuan dari semua gerak dan aktivitas, dan bergerak berdasarkan naluri untuk membantu orang lain yang sedang ditimpa musibah.

Pertanyaannya, Anda masuk tipe yang mana?

Jika tidak masuk satu pun, berarti kita harus menambah tipe yang baru, yakni mereka yang cuek-cuek saja dan memilih hanya jadi pengamat. Mereka menyatakan solidaritas, tapi setelah itu lebih suka diam dan mengamati semua postingan. Sepertinya, saya masuk kategori ini.

*Penulis adalah blogger, tinggal di Bogor. Sering menulis di www.timur-angin.com

Leaderboard
close