Tujuh Teori tentang Merapatnya AHY ke Jokowi [Page 3] - Okami.id

Apa makna dan pesan politik yang bisa disibak dari pertemuan itu? [Page 3]

Tujuh Teori tentang Merapatnya AHY ke Jokowi

Tujuh Teori tentang Merapatnya AHY ke Jokowi
pertemuan AHY dan Jokowi

Terakhir, kampanye akbar Prabowo yang didukung kelompok 212 di GBK diprotes oleh SBY sebagai kampanye yang tidak menghargai pluralitas dan keberagaman. Semua protes Demokrat ini menunjukkan betapa mereka setengah hati di koalisi ini.

Mereka pun tahu kalau koalisi ini tidak akan menang, makanya mereka mesti segera mencari exit plan paling efektif untuk segera keluar koalisi, yakni menemui Presiden Jokowi.

Ketujuh, matematika politik. Niat besar SBY dan Partai Demokrat adalah bagaimana menaikkan AHY sebagai presiden. Jika saja Prabowo menang, maka tahun 2024 akan maju kembali. Setelah itu, Sandiaga yang akan maju.

Jika Demokrat mengikuti skenario ini, kapan mereka bisa menaikkan AHY? Tidak mengejutkan jika diam-diam partai ini mendukung Jokowi. Dari sisi matematika atau hitung-hitung politik, Demokrat jauh lebih untung jika Jokowi yang naik.

Sebab lima tahun mendatang, Jokowi sudah tidak mungkin maju. Demikian pula pasangannya Ma’ruf Amin. Lima tahun mendatang, politik menjadi arena terbuka yang tidak bertuan.

Inilah momen emas yang ditunggu semua partai politik agar mereka bisa merangsak maju untuk memasuki arena. Inilah momen tepat untuk mengajukan kader masing-masing untuk bertarung di arena politik demi menggapai kursi presiden.

Jika AHY diharapkan naik pada tahun 2024, maka dia harus punya panggung politik agar publik bisa melihat rekam jejak dan prestasinya. Kelemahan AHY selama ini adalah dirinya ibarat buah yang belum matang, namun dipaksa masuk arena.

Baca: Digital Storytelling untuk Menang Pemilu Legislatif

Dengan mendapatkan panggung, AHY bisa menunjukkan visi, ketegasan, serta kerja-kerja yang akan diapresiasi publik, yang akan menaikkan elektabilitasnya. Jika Jokowi menang, pilihan paling realistis dan tepat adalah segera bergabung, kemudian mendapat panggung, setelah itu meninggalkan jejak kerja.

Jika semuanya berjalan baik, maka modal politik AHY akan semakin moncer di pemilihan mendatang. Dia punya kans besar untuk menang Pemilu sebab memiliki dukungan partai politik, rekam jejak yang baik, serta sumber daya finansial yang kuat.

Sebagai publik, kita sedang menyaksikan satu pesan kuat. Bahwa politik bukanlah satu arena untuk memperjuangkan sesuatu hingga titik darah penghabisan. Politik adalah seni untuk memenangkan pertarungan, seni untuk bersiasat, dan seni untuk meyakinkan publik.

Dalam proses itu, mundur sesaat dan mengevaluasi strategi akan jauh lebih baik daripada mengamuk, marah-marah, lalu menjadikan diri sebagai sasaran tembak dari berbagai lini.(*)

*Penulis adalah blogger, tinggal di Bogor, Jawa Barat. Sering menulis di www.timur-angin.com

Leaderboard
close